“Kangen…….

 
senyum mu yg slalu kuingat
wajah mu yg bulat
bibir mu yg mengoda
& rambut mu yg menawan….

seakan slalu ku bawa ke mimpi
setiap hari
setiap detik
setiap ku berlari….

ingin ku bertemu lagi
dengan kau kekasih
pujaan hati
idaman tiap lelaki….

ku tahu kau juga merindu ku
menutup mata & menahan pilu
biarkan ku di sini dulu
tuk mencari sesuatu…..

nanti kan lah kedatangan ku
ku kan datang kepadamu
jangan terlalu menghawatirkan ku
karna ku pasti akan kembali kepadamu……

selalu kubayangkan wajahmu
di setiap relung hatiku…
yang lama kucari’…
tak’…kuasa…ku mencarimu…manis’…..

yang akan…kubawa..engkau..
terbang..menuju..
awan yang bercahaya…nun’ jauh disana
dan kubawa kau dengan permadaniku.

kurindukan seorang…”teman”..
yang dapat…berbagi…perasaan..
perasaan yang di..ukir pada lubuk hatinya..
yang…kurangkai…dengan…jemariku..

sebuah kata…yang kutunggu…
dari…bibirmu..yang lembut
sebuah arti kehidupan yang…kunanti..
hidup bersamamu…di nirwana….

GK…

Penantian Tiada Arti……..

matahari menyinari kamar ini
ku dengar kokok ayam menyambut pagi
setiap hari selalu begini
menanti dan menanti lagi….

ku matikan televisi ku
ku benahi ranjang kecil ku
ku tata ruang kamar ku
ku buang sampah makanan ku…..

ku pergi ke kamar mandi
membersihkan diri ini
juga menggosok gigi
tak lupa ku makan pagi……

menanti kehadiranmu ke sini
mungkin kah itu hanya mimpi
atau hanya harapan yg dingin
yg tak kan pernah ku miliki…..

Telpon dari mu cukup membuat ku tersenyum
tersenyum kagum melihat kau peduli thd ku
walau sedetik aku mendengarkan suaramu
cukup untuk senyum 1 menit ku…..

Ku hanya berharap
semoga kau sehat-sehat saja
krn ku membutuhkan perhatian mu
krn ku sayang kepada mu……

z_tiek@yahoo.com

“Selamat tinggal……

Disela-sela semi bungaku
sengaja ataupun tidak
kau tlah memberinya setetes racun
kini bunga itu tlah mengering
dan bunga itu tlah jauh tertiup angin……

Mungkin cinta itu takkan pernah mati olehmu
hingga di akhir waktu
” karna sampai kapanpun rasa itu
tak akan pernah kau buang dari hatimu
kalau kau memang sayang padaku ….”

Tapi cintaku tlah mati karenamu
karena cintaku tlah terbawa oleh arus waktu
yang tlah membawanya pergi jauh
karena pedihnya cerita itu
tlah menggores luka dihidupku…..

Sampai kapanpun bunga itu takkan pernah kembali
dan sampai kapanpun kisah itupun takkan pernah terulang lagi
karena cinta abadinya untukku
selamanya hidup bersamaku
selamat tinggal untukmu, masa laluku.…

Cinta yang tak akan kembali…..

Ketika cinta itu tumbuh dibenakku
dan ketika kata hati mulai mengema
kurasakan betapa berartinya dirimu
kau adalah kehidupanku…..

Detik-detik terus berlalu
kini kau jadi milikku
namun kenapa saat kau jadi milikku
kau berubah menjadi apa yang tak kuharapkan…..

Betapa sakit hatiku melihat kau berpaling
kukira kau tulus menyayangiku
ternyata kau hanya menjadikanku
sebagai seseorang yang mengisi hari-harimu…..

Aku tak menyangka kau begitu sadis
aku pun meninggalkanmu tuk selamanya
tapi kenapa aku sulit melupakanmu
jujur aku masih mengharapkanmu…..

Tapi saat aku menemukan penggantimu
kenapa kau malah mengejarku
saat kau mengatakan ingin kembali
aku tak ingin kembali……

..z_tiek……


“Rasa ini takkan pernah mati……..


Hati yang pernah singgah
rasa cinta yang dulu pernah ada
mungkin takkan bisa hilang
hingga terkubur jauh direlung jiwa…..

Rasa sakit inipun takkan pernah mati
karna kalian tega mengkhianati
kasih yang slama ini aku beri
bahkan oleh kakakku sendiri…..

Mulai kini putus sudah ikatan kita
takkan lagi ada rangkaian cerita
terbersik diri ini ’tuk melihat wajahmu kini tak pernah ada
karna kalian tlah tega menusukku dari belakang…….

Tuhan! Semoga apa yang kurasa mereka juga merasakannya
lebih dari sakit yang kurasa
karena mereka tega menyakiti hatiku seperti ini
luka yang mereka ukir
tlah menggores luka dihidupku slama ini…..

“Patah Hati……………..

Hidup adakah artinya?
Berdiri di tepi karang..
Menunggu matahari fajar..
Merah kilaunya..
Bermakna dalam..
Ombak mengikis karang..
Serpihan air laut berterbangan..
Aku hanya bisa diam..

Saat kusadari aku kesepian..
Hanya alam yang menemani..
Ku berbicara pada hujan..
Ku bersandar pada pepohonan..
Mungkin aku hanya sendirian..
Tak ada malaikat dihatiku..
Mereka sudah pergi jauh..
Jauh dari hidupku..
Semua hanya dunia palsu..

Mengapa??
Mengapa langit tak mendengar??
Saat aku hanya bisa terdiam kesepian..
Mengapa tak kau tolong aku yang menderita??
Percuma aku bertanya..
Karena kau tak akan menjawab..
Hidup dan matiku juga kau tak pedulikan..
Buat apa aku ada….

“Patah hati…….

Aku sudah tak bisa menangis…
Karena sudah tak ada air mata lagi…
Aku sudah tak bisa berdoa…
Karena sudah tak ada kata lagi…
Aku sudah tak bisa berusaha…
Karena sudah tak ada kekuatan lagi…

Kenapa kamu masih belum mengerti…
Apa arti dirimu untukku…
Kenapa kamu masih belum sadar…
Apa arti hadirmu untukku…
Kenapa kamu masih belum melihat…
Apa arti kamu untukku….

Bisakah kamu sadar ?? Mengerti?? Melihat??
Apalagi merasa??…
Memang aku hanya mondar mandir di depanmu setiap hari…
Memang aku hanya jadi teman biasa untukmu..
Tapi cobalah sadar, mengerti, lihat, dan rasakan…
Apa arti kamu bagiku…

Sudah lah….
Aku tak kuat lagi…
Maafkan aku kalau aku membisu…
Bukan karena aku lelah…
Bukan karena santunku hilang…
Tapi memang…
Hati ini sudah tak mengerti hadirmu…
Hati ini sudah mencapai batas untuk terus maju…
Hati ini sudah tak bisa lagi menjadi yang terbaik bagimu…

Tapi ya biarlah yang berlalu, berlalu…
Dan aku akan selalu menunggu di sini dalam kesunyian…
Kembali menatapi apa yang harus ku cari…
Dan memang ada yang lebih baik untukmu….

“Hancur……………….

Gundah terasa, sesal meraja
Penat hantui kepala
Luka kembali tergores
Meresap di sukmaku
Jasadku utuh namun hatiku luluh……

Tembok yang menghadang
Hancur diterjang gelombang…..

Khayalku sirna, perihku nyata
Lirihku menyanyi
Merdu terasa sakit mengalir
Dia realita dalam bayang
namun fiktif dalam kehidupan…..

sunyi mendesak jiwa
menghantam kalbu, jiwaku rapuh
anganku lenyap menghujam hasratku
tercerai berai senyumku
mengering sudah nafasku
cahayaku meredup
dan dia masih tersenyum……

Luka Hati………………….

Aku disini terdiam
Tersentak tanpa kata
Seakan dunia gelap oleh kabut
Seolah cahaya hilang di telannya

Ku mencintai bukan membenci
Ketika ku coba untuk memahami
Arti  cinta sebnarnya
Tapi kenapa hanya luka yang ku dapat

Kini ku coba untuk merajut kembali sehelai demi sehelai
Ketika rajutan itu akan utuh kau hancurkan dengan
Dengan sebuah silet tajam
Kau sayat seolah kau tak mempuyai rasa

Aku hanya bisa terdiam melihatnya
Seakan pasrah dengan semua
Karma ku mencintai
Buka ,aku yang di cintai

Semoga kau bahagia
Dengan luka ku ini
Semoga kau tenang
Dengan pederitaan hati

Sesungguhnya tuhan melihat
Mendengar
Dan mersakan
Apa yg kurasa
Dia tak diam
Tapi dia selalu mendengar do’a ku

Suatu saat kau akan tau
Arti cinta sebenar nya
……

Ingin Ku Miliki Dirimu…

Terlalu lama ku pendam
Semua rasa ini padamu
Kini ku sudah tak tahan
Ku ingin kau tau semua..

Aku lebih dulu mencintaimu
Aku lebih dulu mengenalmu
Bukannya dia..
Cinta itu harus diungkapkan
Cinta itu harus memiliki
Tak kan kulepaskan dirimu

Memang tinggi egoku,
Namun.. ingin ku miliki dirimu..
Demi cinta yang t`lah lama ku pendam
Demi mengganti semua pengorbanan
Yang t`lah ku lakukan untukmu
Kau harus jadi milikku..